Plafon disebut juga sebagai langit-langit rumah. Elemen ini penting karena berfungsi menjadi pemisah antara atap dengan bagian ruangan. Adanya pemisah akan membuat suara, panas, atau debu, tidak langsung masuk ke dalam rumah. Rumah tanpa plafon memang terlihat lebih luas. Kamu bisa mencobanya pada hunian yang menerapkan desain interior Industrial.

Jenis-Jenis Plafon Rumah

12-1 dekorumacom

Sumber : Dekoruma

Desain plafon sebaiknya mengikuti konsep interior rumah. Hal ini dilakukan agar plafon terlihat lebih serasi dengan desain rumah. Nah, ada berbagai jenis plafon rumah yang umum digunakan saat ini, antara lain:

➡ Plafon Tripleks

Plafon tripleks dipasang dengan rangka kayu. Jenis tripleks yang digunakan bisa bermacam-macam tergantung pada ketebalannya. Keunggulan memasang plafon tripleks adalah dari segi harga. Jenis plafon ini terbilang lebih murah daripada material lain.

Selain itu, tripleks juga termasuk material yang berbobot ringan. Karena itu, proses pemasangan plafon tripleks akan lebih mudah. Kekurangannya adalah tidak tahan api. Jika terkena air, plafon mudah rusak atau bocor.

➡ Plafon Eternit

Eternit adalah bahan yang terbuat dari asbes halus serta semen. Eternit umum digunakan sebagai bahan langit-langit rumah. Harga eternit juga relatif terjangkau. Selain itu, material ini tahan api dan tidak mudah lapuk karena air. Ruangan di bawah plafon eternit juga terkesan lebih adem.

Kelemahannya adalah karena material ini lebih ringkih. Eternit termasuk material yang mudah retak. Karena itu, proses pemasangannya harus benar-benar hati-hati.

➡ Plafon Gipsum

Gipsum adalah material kapur batu yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Bukan hanya biasa dipakai sebagai material membungkus tulang patah, tetapi juga untuk menjadi bahan plafon.

Plafon gipsum berbeda-beda modelnya. Plafon rumah ini bisa ditemukan dengan mudah dan harga jualnya pun tidak terlalu mahal. Sayangnya, plafon ini sangat mudah menyerap air. Akibatnya, jika atap bocor dan air menetes, beban plafon lama-kelamaan bertambah. Kondisi ini dapat menyebabkan plafon cepat roboh.

➡ Plafon GRC

Plafon GRC (Glass Reinforced Concrete) adalah bahan yang juga dapat digunakan untuk menjadi plafon rumah. Material GRC juga tidak terlalu mahal. Sementara itu, ketahanannya terhadap air dan api tidak diragukan. Dibandingkan plafon tripleks, material dari GRC pasti lebih kuat.

Pemasangan plafon GRC didukung oleh rangka kayu atau besi. Namun, pemasangan plafon harus dilakukan oleh tukang ahli karena prosesnya tergolong lebih rumit.

➡ Plafon PVC

Plafon PVC (Polyvinyl Chloride) adalah jenis plafon lain berdasarkan bahannya. PVC adalah material yang umum digunakan dalam untuk membuat elemen yang digunakan di rumah, misalnya plafon, pintu, pipa, dan sebagainya. Karakteristik PVC ada yang keras, ada pula yang fleksibel.

Selain murah, keunggulan PVC adalah bebas dari rayap dan tidak mudah lapuk karena air. Selain itu, material ini juga kuat dan tahan api serta tahan panas. Namun, PVC terbuat dari klorin, yaitu zat yang berbahaya bagi manusia jika menjadi gas. Selain itu, motif PVC pun tidak bervariasi.

Ide Desain Plafon Rumah

12-2 gordenjogjacoid

Sumber : Gorden Jogja

Plafon rumah sederhana biasanya berbentuk datar. Namun, jika plafon juga sekaligus difungsikan sebagai dekorasi, bentuknya bisa diatur lebih menarik. Ada beberapa ide desain plafon rumah yang bisa kamu coba.

➡ Panel Cekung

Plafon bisa dibuat lebih atraktif dengan model panel cekung. Caranya adalah dengan memasang rangkaian balok dekoratif. Ukuran dan pola balok harus sama sehingga bentuk panel simetris. Agar lebih cantik, tambahkan juga lampu kecil pada tiap cekungan.

➡ Drop Ceiling

Model plafon yang banyak digunakan di rumah mewah adalah drop ceiling. Ini adalah model plafon gantung yang membuat tampilan rumah lebih cantik. Agar kesan elegan makin terbentuk, tambahkan lampu pada bagian dalam drop ceiling. Konsep ini bisa kamu aplikasikan pada rumah yang didominasi warna-warna alam.

➡ Lampu Gantung Vintage

Buat kesan mewah dan elegan dengan memasang lampu gantung vintage pada langit-langit rumah. Ada berbagai jenis lampu bermodel vintage yang bisa dipilih. Kamu bisa menyesuaikan ukurannya dengan luas ruangan. Untuk ruangan yang tidak terlalu besar, lampu gantung kecil pun cukup.

➡ Padukan Material Plafon

Apakah kamu ingin menggunakan material kayu dan lainnya sebagai bahan pembangun plafon? Tidak perlu ragu. Kamu bisa memadukan lebih dari satu bahan pada plafon. Hasilnya pun pasti akan lebih unik karena lain daripada biasanya. Salah satu contohnya, plafon kayu dan kaca, atau kayu dan besi.

➡ Plafon Model Miring

Plafon juga bisa kamu buat secara miring. Biasanya, ini bisa diterapkan pada kamar bagian atas rumah yang dekat dengan atap. Bentuk plafon dapat menyesuaikan dengan bentuk atap sehingga ruangan pun lebih luas. Plafon miring memberikan kesan estetis yang tidak biasa.

➡ Tambahkan Balok Kayu

Biasanya, rangka plafon terdapat di bagian sebelah dalam agar tak terlihat. Namun, kamu bisa mengubahnya ke bagian luar sehingga menjadi dekorasi ekstra. Material balok kayu yang alami bisa menjadi aksen tersendiri, khususnya jika memiliki rumah yang didesain dengan tema alam.

➡ Pasang Ornamen

Pada kamar anak atau bayi, kamu bisa menempelkan ornamen lucu seperti benda langit yang bercahaya jika lampu dipadamkan. Ornamen benda yang menggantung juga bisa membuat plafon terlihat lebih meriah. Namun, pastikan benda tersebut menempel dengan kuat sehingga tidak mudah jatuh. Kamu juga perlu memastikan ornamen yang digunakan sesuai dengan tema ruangan.

Nah, inilah sejumlah ide menarik yang bisa diterapkan terhadap plafon rumah sehingga membuat suasana lebih indah. Masih ada banyak ide kreatif lain yang bisa dieksplorasi. Kamu bisa menerapkan ide tersebut pada hunian yang baru dimiliki atau rumah yang saat ini ditempati.

Jika masih mencari rumah, manfaatkan situs ManiaEstate yang menawarkan berbagai pilihan hunian terbaik. Setelah berhasil memiliki rumah sendiri, jangan lupa untuk mewujudkan plafon rumah sesuai impian kamu.