Dalam satu dekade terakhir, PVC kian menanjaki popularitas sebagai bahan bangunan alternatif yang murah dan berkualitas. Salah satu produknya yang paling banyak digunakan adalah pintu PVC. Dengan kandungan yang memiliki durabilitas tingkat tinggi, pintu berbahan dasar PVC mulai menggeser penggunaan sejumlah bahan pintu lainnya, termasuk pintu kayu.

Ada banyak keuntungan yang ditawarkan PVC sebagai bahan dasar pintu, terutama untuk pintu kamar mandi. Selain bahannya yang awet dan tahan segala cuaca, pintu jenis ini juga terbilang mudah dipasang oleh siapa saja. Namun, bukan berarti PVC bebas dari kekurangan. Sejumlah pertimbangan tetap perlu dilakukan lakukan sebelum memilih material tersebut sebagai pintu rumahmu.

Mengenal PVC dan Produknya

16-1 udhargabangunancom

Sumber : UD Harga bangunan

PVC atau polyvinyl chloride merupakan material buatan yang banyak dijadikan pilihan untuk melengkapi bangunan modern. Meski dibuat dari campuran kimia, material ini terbukti aman dan tidak menghasilkan residu kimia yang berbahaya bagi manusia. Sebaliknya, produk turunan dari material PVC dianggap memiliki daya tahan yang kuat serta mampu digunakan untuk berbagai keperluan.

Material ini memiliki kekunaan beragam dan tidak terbatas sebagai bahan bangunan. Salah satu sifat dasar PVC yang menguntungkan adalah fleksibilitasnya. Sifat tersebut membuat PVC mudah dibentuk dan ditransformasi ke dalam berbagai produk turunan. Ia bisa dilenturkan menjadi kolam renang plastik atau dibuat menjadi kuat dan kaku sebagai pintu PVC.

Pintu yang terbuat dari PVC dapat diaplikasikan di berbagai ruangan rumah, apalagi dengan model dan motifnya yang kian bervariasi dari hari ke hari. Pilihan ini pun banyak diminati karena harga pintu PVC minimalis yang terbilang ramah anggaran. Namun, karena memiliki ketahanan tinggi terhadap cuaca dan perubahan suhu, PVC lebih banyak digunakan sebagai bahan utama untuk pintu kamar mandi.

Keunggulan dan Kekurangan Pintu PVC

16-2 polarumahcom

Sumber : Pola Rumah

Seperti material lainnya, PVC pun memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri jika dilihat dari berbagai sisi. Poin-poin tersebut bisa dijadikan salah satu bahan pertimbangan untuk memilih material ini sebagai pelengkap rumahmu.

Keunggulan Pintu PVC

  • Harga yang relatif lebih murah. PVC merupakan material pintu yang terbilang lebih murah jika dibandingkan dengan pintu kayu atau aluminium. Tak hanya itu, biaya pemasangan dan perawatannya pun terbukti lebih hemat.
  • Tahan di segala cuaca. Polyvinyl chloride yang menjadi kandungan utama material PVC memiliki kemampuan untuk mempertahankan suhu ruangan di sekitarnya. Hal ini membuat pintu PVC menjadi pilihan tepat untuk digunakan di berbagai kondisi karena ketahanannya tidak akan terpengaruh oleh musim maupun temperatur.
  • Aman dan kuat. Dibandingkan dengan pintu kayu, pintu yang terbuat dari PVC terbukti lebih aman dan tidak mudah dihancurkan. Salah satu alasannya adalah kandungan kimia dalam PVC yang membuatnya kokoh, tetapi fleksibel.
  • Tahan lama. Tak hanya tahan di segala cuaca, PVC juga memiliki durabilitas yang tinggi terhadap berbagai risiko kerusakan lainnya. Pintu yang terbuat dari bahan ini tidak mudah rusak akibat korosi, kelembapan, atau reaksi kimia lainnya.
  • Mudah dipasang. PVC memiliki struktur yang ringan sehingga membuatnya mudah dipasang. Dengan peralatan dan keterampilan yang tepat, kamu bahkan bisa memasangnya sendiri tanpa perlu bantuan profesional.
  • Mudah dibersihkan. Pintu PVC tidak hanya menawarkan kemudahan dalam pemasangan. Permukaan licin yang dimiliki material PVC juga membuatnya mudah dibersihkan. Untuk menjaga kondisinya tetap baik dan bebas noda, kamu hanya membutuhkan kain lap dan larutan deterjen yang dibasuhkan ke permukaan pintu selama beberapa minggu sekali.
  • Tampilan yang minimalis. Meski hadir dalam berbagai jenis dan ukuran, PVC tetap konsisten dengan tampilan yang minimalis dan mudah dipadukan bersama desain apa pun. Pintu PVC minimalis akan menjadi pelengkap cantik untuk mendukung tampilan sederhana nan elegan di dalam rumahmu.

Kekurangan Pintu PVC

  • Tidak ramah lingkungan. Kalau kamu ingin menerapkan konsep eco-friendly dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari, pintu PVC bukan material yang tepat untukmu. Pasalnya, kandungan polimer plastik yang dimiliki bahan ini akan sulit didaur ulang. Selain itu, proses produksinya pun meliputi pelepasan sejumlah zat kimia yang berisiko menghasilkan lembah air, kerusakan tanah, serta polusi udara di sekitarnya.
  • Berisiko menimbulkan alergi. Berhati-hatilah saat memilih bahan PVC jika kamu atau penghuni lain di dalam rumah memiliki alergi terhadap zat kimia tertentu. Penggunaan yang cukup lama akan membuat bahan pintu ini mengeluarkan volatile organic compounds yang akan membahayakan pengidap alergi.
  • Tidak cocok digunakan di luar ruangan. Meski PVC tahan terhadap udara lembap dan cuaca ekstrem sekalipun, material ini tidak memiliki ketahanan yang baik saat diekspos pada sinar matahari langsung. Oleh karena itu, pintu PVC tidak dianjurkan untuk digunakan di luar ruangan. Paparan sinar matahari yang berlangsung terus-menerus akan menimbulkan degradasi warna dan membuatnya lebih mudah memuai.
  • Sulit diperbaiki jika rusak. Pintu PVC memang terbilang kuat dan berdaya tahan tinggi. Namun, jika pintu ini rusak karena satu dan lain hal, memperbaikinya kembali bukan perkara yang mudah. Seluruh bagian pintu harus mengalami penggantian atau pemasangan ulang dari awal.

Tips dan Cara Pemasangan

16-3 aviarydecorcom

Sumber : Aviary Decor

Ingin coba memasang pintu PVC sendiri? Berikut cara dan sejumlah tips yang perlu dipahami saat memasang pintu jenis ini.

  1. Pastikan ukuran daun pintu telah sesuai dengan ukuran kosen keramik tempat pintu akan dipasang. Untuk memastikannya, kamu perlu mengukur lebar, tinggi, serta jarak di antara kedua elemen ini agar pintu tidak sulit dibuka-tutup saat sudah terpasang.
  2. Pasang kedua engsel yang tersedia pada daun pintu. Kamu bisa memasangnya di titik mana saja. Namun, ingatlah untuk menandai posisi engsel yang sama pada kosen.
  3. Gunakan sekrup dan fisher berukuran 6 mm saat akan memasang pintu yang sudah berengsel pada kosen. Bor titik lubang engsel terlebih dahulu sebelum memasukkan fisher.
  4. Pasanglah daun pintu pada posisi yang sudah dibor. Lalu, sekruplah engsel dengan kuat pada setiap lubangnya.
  5. Pada langkah terakhir, kamu bisa memasang gerendel atau pegangan pintu untuk melengkapi pemasangan pintumu. Proses ini bisa menggunakan peralatan yang sama, yakni sekrup yang menggunakan fisher.

Setelah mengetahui serba-serbi pintu PVC—dari material hingga cara memasangnya, kamu bisa mempertimbangkan jenis pintu ini sebagai opsi pelengkap ruangan dalam rumah, terutama kamar mandi. Untuk berbagai tips dan rekomendasi properti yang tak kalah informatif, kamu bisa kunjungi ManiaEstate, portal properti daring terlengkap di Indonesia.